Selasa, 13 September 2022

05 Tips Memulai Bisnis Percetakan

Berikut adalah 05 tips tentang cara memulai bisnis percetakan. Apa saja peluang bisnis di bidang percetakan saat ini?Peluang bisnis ini merupakan salah satu peluang bisnis yang paling sering ditemui di rumah maupun di kantor.

isnis percetakan mau tidak mau akan datang seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika Anda memulai sesuatu, berbagai kombinasi situasi dan kondisi muncul. Dari mana saya memulai dan berinvestasi langsung untuk memulai bisnis percetakan? Seberapa besar peluang bisnis percetakan?



Banyak orang ingin atau memiliki keinginan untuk memulai bisnis, namun terkadang bingung bagaimana memulainya. Mulai dari pemilihan bidang usaha yang tidak fokus hingga persoalan modal untuk memulai usahanya. Yang lain kebetulan memiliki modal yang cukup untuk mendanai niat bisnis mereka, tetapi bingung jenis bisnis apa yang ingin mereka geluti. Banyak kombinasi kondisi dan situasi yang berbeda muncul ketika peluang bisnis sudah dipertimbangkan, tetapi tidak segera dipahami dan dimanfaatkan. Salah satunya adalah peluang untuk memulai bisnis percetakan.


Jangan ragu untuk memulai. Simak Tips berikut :


01. Lihatlah peluang di sekitar Anda dan perhatikan mereka

Pernahkah Anda mendengar tetangga atau kerabat terdekat merencanakan pernikahan atau khitanan?

Dekatkan diri dan coba cari tahu apakah undangan pernikahan/khitanan sudah dilakukan. Kami akan menghubungi Anda secara pribadi dan meyakinkan Anda bahwa kami dapat membantu Anda mempersiapkan undangan sampai siap. Ini adalah kesempatan Anda!

Di bawah ini adalah contoh kemungkinan lain. – Kebutuhan bahan cetak dalam pengelolaan lembaga RT/RW harus sangat besar. Itu mungkin hanya salinan. Cobalah untuk mencetaknya dan membuatnya terlihat lebih baik.

Kemungkinan lain adalah: - Perhatikan dan buat daftar berbagai formulir yang Anda miliki di kantor Anda. Aku butuh cetak. Pertimbangkan berapa banyak yang Anda butuhkan. Carilah peluang besar untuk lebih dekat dengan mereka yang selalu menjagamu. Tolong jangan memintanya untuk memesan segera. Cari tahu apakah dia hanya memesan cetakan penuh dari toko percetakan atau apakah dia melakukannya sendiri. Jika Anda hanya memesan dari printer, coba tawarkan bantuan. Dengan sedikit diplomasi tentunya.

Bila Anda peka, melihat lebar-lebar dan pasang telinga, sebenarnya di sekeliling Anda banyak peluang yang bisa dijadikan “obyekan”. Tapi hal kecil ini bisa menjadi PELUANG BISNIS USAHA PERCETAKAN & GRAPHIC DESIGN yang terlewatkan bila tidak tahu atau tepatnya tidak berani memulainya. Bila Anda mendapatkan kesempatan, baik itu di kantor, komunitas bergaul, lingkungan rumah ataupun untuk kebutuhan sendiri- peluang Anda diminta dan ditanya mengenai DIMANA SAYA BISA MENCETAK barang seperti ini? Ambil peluang tersebut ! Jangan lihat besar-kecilnya order.

Kesempatan ini gak bakalan lewat dua kali di hadapan Anda. Namun bila Anda ambil order ini, kesempatan kedua dan seterusnya akan menghampiri Anda dengan sendirinya.

Saran saya, untuk tahap pertama, jangan pernah membayangkan Anda bakal segera mendapat untung yang besar bila mendapat peluang tersebut. Sudah diberi kepercayaan untuk menjalankan order tsb saja sudah merupakan mukjizat bagi Anda! Kalau perlu nggak pake untung dulu deh.

Yang utama adalah orang akan segera tahu bahwa Anda punya keahlian yang dapat diandalkan. Nah, pada peluang kedua dan seterusnya, barulah Anda mulai berhitung dengan cermat berapa persen keuntungan yang harus Anda raih dari order2 berikutnya…….


02. JANGAN PERNAH MENOLAK ORDER

Anda pernah “dimintai tolong” oleh boss, kawan atau kerabat dekat Anda? Yang dimaksud dimintai tolong disini tentunya yang beraroma “bisnis”. Jika Anda cukup sering “disuruh” mengorder sesuatu, atau bahkan Anda dapat bocoran ( nguping! ) dari obrolan yang gak disengaja, langsung bilang saja kalau Anda sanggup mengerjakannya…!! JANGAN SEKALIPUN PERNAH MENOLAK ORDER tersebut ! Order apapun jangan pernah ditolak, apalagi order cetakan.

Walaupun baru pertama kalinya Anda menghadapi order cetak, terima saja order itu. No problem, bila Anda belum paham liku-liku percetakan. Entah itu ordernya harus dilempar lagi ke pihak lain atau Anda bisa bekerjasama lagi dengan orang lain, itu soal lain.

Yang penting order itu harus jadi, harga pantas dan si pemberi order merasa puas. Dengan demikian ada pencitraan diri, bahwa anda adalah orang yang sanggup diberi kepercayaan untuk menyelesaikan order dimaksud. Pandai-pandailah Anda berdiplomasi dan meyakinkan calon customer Anda, terutama dari kalangan terdekat Anda


03. JANGAN MALU BERTANYA

Mulailah perjalanan Anda mendapatkan order perdana ini. Langkah pertama dan paling ekspres tanpa mengandung resiko kesalahan adalah Anda dapat mendatangi salah satu PERCETAKAN yang Anda yakini bonafid. Tanya berapa harga cetakan disini dan terapkan selisih harga jualnya kepada konsumen Anda.

Langkah ini safe, tapi Anda tidak akan mendapatkan ilmu apapun dari orang percetakan tersebut. Boro-boro membagi ilmu, untuk mengurangi margin keuntungannya saja bahkan tidak mungkin.

Nah, kalau Anda mau sedikit capek dan dapat ilmu, datangi saja TOKO KERTAS dan tanyakan contoh kertas / media yang Anda bawa untuk dicetak. Tanyakan berapa harga kertas terakhir. Jangan sungkan bertanya. Tanya apa saja mengenai proses produksi percetakan. Anggap saja Anda orang paling bodoh sedunia pada saat itu. Simak dan dengarkan keterangan dari si penjual kertas.

Toko kertas adalah pihak yang sedikit paling terbuka dalam menjelaskan tahapan PROSES PRODUKSI PERCETAKAN. Tapi ingat, mereka gak akan buka mulut sebelum mereka yakin Anda akan membeli bahan baku darinya.

Bertanyalah sedikit saja saat datang, bertanya lagi saat si penjual sedang menulis nota pesanan, dan bertanya sekali lagi saat Anda menunggu barang pesanan disiapkan. Lalu bawalah keluar pesanan Anda tersebut. Tunggulah barang setengah jam lagi. Kemudian Anda bisa balik lagi ke toko kertas itu, berpura-puralah akan membeli lagi, sambil bertanya-tanya. Lumayan, nambah-nambah ilmu sedikit. Itu triknya…


04. KENALI TAHAPAN PROSES PRODUKSI PERCETAKAN

Proses produksi percetakan tidak akan dapat Anda hapal diluar kepala ibarat Anda dapat menghapal siklus kehidupan rutin Anda sejak bangun tidur sampai tidur lagi nanti malam.

Tahapan ini akan berjalan lancar dengan sendirinya, seiring proses matangnya usaha Anda menekuni bidang ini. Tapi, sebagai langkah awal; anda dapat menulis di diary kerja bagaimana skema tahapan yang harus dijalankan mulai dari tahap

- menerima order

- menganalisa order

- kalkulasi harga cetak

- komponen produksi yang diperlukan

- Proses produksi

- quality controlling

- packing

- delivering

- pembayaran

- After sales berupa pelayanan / service yang baik

05. INVESTASI

Mau langsung investasi untuk memulai usaha percetakan ? Berapa biayanya ? JANGAN INVESTASI DULU ! Mengapa demikian ? Memang, sebuah usaha bisnis tanpa investasi adalah hal yang nonsens ! Jika finansial Anda kebetulan cukup untuk memodali usaha ini, sebaiknya ditunda dahulu untuk penginvestasian alat-alat kerja produksinya, terlebih yang cukup menyedot biaya besar.

Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu mencari peluang-peluang order. Dari order-order yang Anda dapatkan, Anda bisa memperdalam ilmu dan pengalaman Anda soal teknis proses produksi. Boleh saja Anda berinvestasi, tapi utamakan dulu hal-hal yang berguna untuk memperlancar dan memperbanyak networking Anda sebagai pemasok order, seperti pengadaan alat komunikasi (HP, telp. atau fax) dan transportasi (mobil atau motor) yang kelihatan agak layak dimata client Anda. Utamakan fungsi utilitasnya bukan hanya demi gengsi semata dalam hal investasi barang-barang tersebut.

Kalau networking Anda sudah dirasa cukup luas dan order semakin menumpuk, barulah Anda boleh memulai investasi alat-alat produksi, seperti : – SDM, Komputer, Mesin Cetak, Mesin Potong Kertas, sewa Gedung / Ruko tempat usaha, dsb. Sebaiknya lagi, sebelum melakukan investasi mahal tersebut, coba anda susun program kerja yang lebih realistis sampai lima tahun ke depan.

Buatlah casflow keuangan yang menggambarkan proyeksi aliran modal Anda untuk periode tersebut. Untuk tahun pertama anda memulai usaha dengan investasi besar, jangan pernah berharap Anda akan meraih untung besar, mungkin kerugian yang bakal diperoleh! Apalagi 3 – 6 bulan pertama, jangan putus asa melihat angka di pembukuan Anda selalu minus karena selalu tersedot untuk biaya operasional.

Tapi disinilah ujiannya. Mental Anda sebagai Enterpreneur akan ditempa oleh situasi seperti ini.


Cara Bagaimana Memulai Usaha Bisnis Percetakan

Jadi, berpikirlah dua kali seribu kali tiga, untuk memenuhi hasrat Anda menginvestasi alat-alat produksi yang berbiaya amat mahal – walaupun Anda merasa mampu – dan tidak akan jatuh miskin bila mengalami kebangkrutan. Tidak ada larangan untuk investasi, tapi berfikirlah positif.

Banyak contoh yang bisa dijadikan referensi untuk memulai Bisnis Usaha Percetakan ini tanpa perlu mengeluarkan modal besar.

Demikianalh cara bagaimana memulai usaha bisnis percetakan. Anda bisa memakai prinsip seperti ini : “SMALL BUSINESS within BIGGER INCOME” Selamat mencoba, semoga Anda Sukses… !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

05 Tips Memulai Bisnis Percetakan

Berikut adalah 05 tips tentang cara memulai bisnis percetakan. Apa saja peluang bisnis di bidang percetakan saat ini?Peluang bisnis ini meru...